Berita

Berita Thumbnail
Jumat, 25 Februari 2022
Oleh: Admin

Sharing Knowledge “Geologi dan Upaya Mitigasi Bahaya Gempabumi di Indonesia”

Sebagai penduduk yang tinggal di Kawasan tektonik aktif, Indonesia, pemahaman mengenai potensi bencana (hazard), potensi kerugian fisik, sosial, ekonomi, dan lingkungan di kawasan rawan bencana (vulnerability) adalah hal yang sangat penting. Untuk mengupas lebih dalam potensi kegempaan dan riset-riset yang telah dilakukan terkait upaya mitigasi potensi gempa di Indonesia, Prodi Teknik Geologi Usakti menyelenggarakan Sharing Knowledge yang menghadirkan pembicara Dr. Astyka Pamumpuni, S.T., M.T., selaku praktisi dari CEST (Centre for Earthquake Science and Technology) sekaligus staff pengajar di Teknik Geologi ITB. Bertindak sebagai moderator pada acara ini adalah Ramadhan Adhitama, S.T., M.Sc., yang merupakan dosen Teknik Geologi Universitas Trisakti dari KMK Geodinamik. Acara ini berlangsung interaktif pada hari Jumat 25 Februari 2022, dengan jumlah peserta sebanyak 43, yang terdiri dari staff dosen, mahasiswa, dan peserta umum yang berasal dari luar Trisakti. Hadir pula pada acara ini Bpk Dr. Suherman D.N., S.T., M.T., selaku Ketua Prodi TG USAKTI yang memberikan sambutan sekaligus membuka acara Sharing Knowledge #1 ini.

 

Penelitian Geologi Gempa Bumi terdiri dari pemetaan sesar aktif surface (remote sensing/geomorfologi), pemetaan sesar bawah permukaan dangkal (GPR, Geolistrik, dll) dan pemetaan sesar bawah permukaan dalam (Seismik Refleksi, Tomografi, dll). Penentuan umur sesar (dating), sejarah kegempaan, dan Analisa Seismic Hazard-Seismic Risk.

“Hazard are made in Nature, Disasters are made in Society”. Dengan memahami dinamika pergerakan bumi dan memitigasi potensi2 kebencanaan yang ditimbulkan, hidup selaras di daerah rawan bencana mungkin sekali menjadi suatu keniscayaan.

Berikut link youtube untuk rekaman kegiatan full:

https://www.youtube.com/watch?v=6cFYx3eRqQA&t=247s